Hari Raya in Klaten, Central Java
Lebaran tahun ini aku sekeluarga pulang ke kampung halaman ayahku di Klaten. Rumah mbahku (grandparents) ini tidak di kota klaten, tapi dari klaten, masih jauh masuk ke desa, atau kampung. Tidak ada hotel, tidak ada mall, tidak ada cyber cafe, yang ada hanya rumah-rumah desa, sumber2 air alami (daerah kampung ini memang terkenal dengan sumber air, sampai perusahaan Aqua membuat pabrik disana, dan sepanjang mata memandang adalah sawah. Berikut beberapa foto dan cerita menariknya...
Aku menghabiskan 3 tahun pertama hidupku disini. Sebelum tinggal sebentar di Suralaya, dan selanjutnya menetap di Jakarta.
Kehidupan yang sangat berbeda, suasana yang sangat tenang dan damai aku rasakan ketika berlibur disini. Sedikit stress, penuh kehangatan, dengan lingkungan yang hijau dan masih alami.
Banyak nilai-nilai hidup yang bisa kita ambil ketika kita berada jauh dari zona nyaman dalam kehidupan perkotaan kita. Kecintaan akan alam, rasa sosial yang tinggi terhadap sesama, waktu yang terasa lama sehingga kita bisa lebih banyak merenung dan berpikir akan arti kehidupan.
Namun ada juga perasaan miris dan sedih karena begitu sepinya kehidupan di desa, akibat orang berbondong-bondong ke kota untuk mencari pekerjaan. Anak-anak kecil kurang mendapat fasilitas pendidikan yang layak disana, dan mungkin hal ini tidak pernah dirasakan oleh orang-orang kota terutama mereka yang hanya peduli terhadap urusan pribadinya.
Indonesia masih miskin kawan! Tapi aku masih punya semangat dan keyakinan, bahwa kita masih mampu, jika kita tidak egois dan tidak hanya mementingkan urusan pribadi kita saja..
Namun ada juga perasaan miris dan sedih karena begitu sepinya kehidupan di desa, akibat orang berbondong-bondong ke kota untuk mencari pekerjaan. Anak-anak kecil kurang mendapat fasilitas pendidikan yang layak disana, dan mungkin hal ini tidak pernah dirasakan oleh orang-orang kota terutama mereka yang hanya peduli terhadap urusan pribadinya.
Indonesia masih miskin kawan! Tapi aku masih punya semangat dan keyakinan, bahwa kita masih mampu, jika kita tidak egois dan tidak hanya mementingkan urusan pribadi kita saja..
TIDAK SEMUA ORANG BISA MENDAPAT KESEMPATAN DAN PELUANG SEPERTI KITA, bersyukurlah dan berusahalah semaksimal mungkin, agar hidup kita berguna bagi mereka yang SANGAT membutuhkan...di negara kita ini.....
FINISH
FINISH





Wah,suasananya desa banget!
ReplyDeleteFotonya oke2,nih [hehehe,kamera baru,kenalan dulu lah!? :D]...gw suka tone langitnya.
Yup,bisa dikatakan desa adalah guardian of value-nya bangsa ini. Tapi,jangan salah di desa bisa juga terjadi pergeseran nilai2,kalo kaderisasi-nya ga berlangsung...
@radit,
ReplyDeleteHehehe..iya dit, kenalan dl lah sama sesama 450D, cm beda lensa kita..hehe..Tonenya bagus bgt buat foto landscape..
Hmm iya itu bener...Tapi sedih lho kalo melihat kehidupan anak2 muda disana...Kurang informasi dan berita...Jadi kurang kesempatan juga untuk mengembangkan diri...
whoa, nice pic! selama ini gambaran gue tentang klaten cuma pemakaman dan rumah reyot di deket Matahari.
ReplyDeletejadi pengen kesana lagi deh,
@belo,
ReplyDeleteWah, coba skali2 main ke desa2 d pedalaman jalan2 klaten, dr arah jogja, belok kiri, luruss aja, sampe ktmu daerah namanya Cokro Tulung, itu banyak mata air, ada pabrik Aqua, dan sawah2 yg seger diliat...
Gw malah jarang k kota klatennya, skalinya jln ampe k jogja...
bentar, baru beli kamera nih?? iihh..hahaha
ReplyDeleteseru deh foto2nya..
@Renata,
ReplyDeleteIya, buat hiburan d riau nanti..
Yups, seru jln2 k sawah mulu...
it's pretty... I love it there. so many memories there
ReplyDelete@anonymous,
ReplyDeleteYeah it is...Thanks...
Fotonya cantik bangeeeeeeettttttttt baz :)
ReplyDelete@Kiki,
ReplyDeleteIya, bagus2 ya...emang spotnya oke..