This is a place for me to write all that happen in the past, present, and future of my life and all the things in the world that i concern about...please enjoy!

Tuesday, February 12, 2008

Ribetnya Birokrasi di POLDA

This time, I will use bahasa, coz this is a problem for Indonesian.

Ok, STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) mobil gue udah harus ganti plat (fyi, di Indo harus ganti plat tiap 5 tahun, tapi bayar tax tiap tahun).

Kisah ini terjadi pada jumat lalu,
Setelah mengurusi pendaftaran jam 11, tapi kepotong istirahat solat jumat, Jam setengah 2, gue dipanggil untuk mengambil form pembayaran. Lalu gue lanjut ke kasir untuk membayar pajak yang cukup mahal juga ternyata. (Silvero…silvero..ngga cuma boros bahan bakar, tapi ternyata pajakmu mahal juga ya..)

Dari selesai bayar itu, gue harus nunggu lagi untuk proses cetak STNK dan cetak plat baru. Cetak STNK Cuma 20 menit dari kasir. Ya lumayan cepet lah…waktu sudah menunjuk jam 14.00



Ini nih yang PALING ngeselin. Katanya pelayanan yang CEPAT. Ok, petugas di bagian cetak STNK bilang, “Mas, tunggu 2 jam lagi, plat nomer selesai.” Trus gue dalam hati, “2 jam?! Ok lah, yang penting bisa selesai hari ini.”

*Sambil nunggu, udah banyak yang gue lakuin. Dari jalan ke atm di gedung mandiri pusat sebelah POLDA, sampe makan siang di samping helikopter yang mau terbang, sampe2 kursi-kursi plastik di tempat makan gue pada kabur kebawa angin…*

Jam 4 sudah menunjuk, akhirnya gue ke counter pengambilan plat, yang dengan konyolnya ngga dipanggil satu-satu yang udah beres platnya, tapi kita yang harus kesana sendiri.


ADA READ MORENYA...






16.05, pertama gue kesana, petugasnya bilang “Belum mas”.

16.15, kedua kali gue kesana, petugasnya nanya, “Mas, ini tadi selesainya jam berapa ya?” gue jawab, tadi STNK beres jam 2 siang Pak.” Anehnya, petugas sini bilang “Wah Mas, plat selesai setelah 4 JAM dari STNK beres.” Dalam hati gue (udah mulai kesel nih), “Buset, tadi kata petugas di bagian cetak STNK bilang, 2 jam…aneh?!?!?!?!?!” Akhirnya gue kembali duduk menunggu.

16.30, ketiga kali. Gue tanya, “Pak, sudah beres belum? Tadi kata petugas di bagian cetak, bilangnya cuma 2 jam. Kok belum selesai juga ya?” Si Bapak yang sudah mulai capek juga kali ngliat gue untuk ketiga kalinya bilang, “Mas, tunggu aja. Bagian Mas belum datang.”

16.45, keempat kalinya gue datang lagi ke counter itu, dan kembali ternyata belum selesai plat mobil gue. Ok, gue dengan “SABAR” balik lagi ke kursi. Berharap kalo emang bisa selesai hari itu juga, sabtu kan bisa free.

17.00, keLIMA kalinya gue ke counter itu. Gue kasih bukti untuk ngambil plat STNK yang udah mulai lecek karena gue baca berkali-kail sampe inget nomer rangka dan nomer mesin silvero (kayaknya berlebihan yang ini), gue lipet-lipet, dan gue injek-injek (udah bas! Makin berlebihan lo ceritanya..). dan tiba-tiba si petugas bilang, “Mas,saya baru dapet sms, kalo ternyata setelah jam 11 tadi, printer data untuk platnya RUSAK. Jadi ngga akan bisa beres sekarang.” (Pas gue denger ini, gile2…..*!^!T@@*@^#%@!&^@!*(@!(@!), *sensor (hint: kebun binatang...redaktur)

Gue mikirnya, masalah print ato apapun itu, kenapa baru di SMS sekarang?? Setelah berjam-jam dari rusaknya alat (yang katanya cuma printer data itu, yang harusnya bisa diganti dengan printer lainnya yang ada di kantor segede POLDA itu). Atau setidaknya ngabarinnya jangan pake SMS dan setelah rusak berjam-jam kayak gitu..

Gue ngga ngerti apa itu beneran rusak, atau karena udah terlalu banyak plat nomer “instan” yang bisa didapat dengan bantuan calo di kantor itu, jadi jatah untuk cetak plat orang-orang yang “kurang instan” seperti gue jadi dinomer sekiankan.

Gue jadi ngga yakin sama perbaikan birokrasi di kepolisian Indonesia, seperti yang tercontoh digambar di awal tulisan ini, terutama kata CEPAT.

7 comments:

  1. good corporate governance ?!?

    ReplyDelete
  2. @alia,
    hmmm....yahhh...gmn ya? bgitulah li...masih banyak yang harus diperbaiki di birokrasi kita yang satu itu...

    @KDRI,
    thx for coming, even you're busy enough to take care the Design Department of Indonesia =)

    GCG? belum sepenuhnya diterapkan di POLDA...masih banyak calo2 berkeliaran, dengan koneksi mereka ke petugas2 di loket STNK, plat nomer jd lebih cepat selesai. First come, first serve?! NOTHING.

    ReplyDelete
  3. lucu lucu lucu!

    ;)

    ya, sabarlah...
    dan terus bersabar..

    ReplyDelete
  4. Kayak gini nih,mo ngatur orang,membuat orang disiplin mematuhi aturan...
    Seharusnya,baligho mini itu ga usah dipasang deh...Buat apa???Kalo cuma jadi bahan cemohan aja ntar...
    Hmmm...
    Udah birokrasi berbelit-belit...
    Gini pula,

    Mari jadikan diri bagian dari perubahanlah!

    ReplyDelete
  5. @anonymous,

    lucu?? haha..syukur2...

    yep, hidup di Indonesia tuh harus ekstra sabar...harus!



    @Radit,

    Tau tu baligo..udah gtu, ada sih kotak saran di kantor polda itu, tp ga ada kertas & bolpen untuk ngisi kotak saran itu...So, useless lah!

    ReplyDelete