This is a place for me to write all that happen in the past, present, and future of my life and all the things in the world that i concern about...please enjoy!

Tuesday, August 28, 2007

Taman Hutan Raya Dago



Sabtu ini, 25 Agustus 2007, Saya, Radit, Ibnu dan Riper olahraga pagi ke Taman Hutan Raya (TAHURA) Dago Pakar. Lokasinya ada di utara Bandung, tepatnya Jalan Dago atas ujung sekali..hehe. di TAHURA ini terdapat Gua Jepang, Gua Belanda dan kalau dilanjutkan sampai ujung, ada air terjun maribaya. Biaya masuk ke TAHURA ini adalah Rp3000 per orang, dan Rp5000 untuk mobil.

Mulai jalan kaki sekitar jam 8an dari parkiran TAHURA, kami jalan kaki menuju Gua Jepang. Terdapat beberapa gua pada Gua Jepang ini, yang pastinya sangat gelap dan dingin. Sayangnya, kami tidak bawa senter, jadi tidak bisa masuk ke sana. Kalau mau masuk, ada orang yang menyewakan senter dengan harga Rp3000. Perjalanan dari tempat parkir menuju Gua Jepang ini adalah sekitar 1 kilometer.

Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju Gua Belanda. Untuk bisa melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Maribaya, kami memang harus melewati Gua Belanda ini. Kalau tidak melewati Gua ini, kami harus memutar satu bukit yang jalannya lebih jauh. Jadi Gua Belanda ini dibangun sebagai shortcut dari satu tempat ke tempat lainnya. Dari Gua Jepang ke Gua Belanda ini berjarak sekitar 1 kilometer. Jarak ini memang tidak terlalu jauh, dibanding dengan perjalanan selanjutnya dari Gua Belanda ke Air terjun Maribaya.


Lanjut dari Gua Belanda, kita melanjutkan perjalanan sepanjang 4 kilometer!! menuju air terjun maribaya. Cukup jauh dan cukup melelahkan, tapi worthy banget, karena ditemani udara pegunungan Bandung yang menyegarkan dan pepohonan pinus yang membuat kita merasa lepas dari kepenatan suasana kota, perjalanan menjadi tidak terasa membosankan. Di perjalanan, kita banyak bertemu orang yang bersepeda, dan juga beberapa orang yang jogging juga. Kita bisa melihat keindahan alam yaitu lembah dan perbukitan yang masih alami.

(BuzZ, Riper, Ibnu, Radit)





Akhirnya setelah berjalan selama 1 setengah jam, kami sampai juga ke Air terjun maribaya. Untuk masuk ke air terjun ini, kami harus membayar Rp3250 per orang. Di tempat ini, kita ngga bisa menyentuh airnya, karena air terjun ini cukup tinggi, jadi diberi pagar di sekitar sungainya, kita hanya bisa melihat dan mendengar suara air terjun. Tapi denger suaranya aja, udah membuat kita rileks sejenak, menyegarkan pikiran deh..hehe.



Di sekitar air terjun ini ada beberapa kedai yang menjual gorengan, jagung bakar ataupun minuman. Di sini juga disediakan karpet plastik untuk pengunjung yang mau beristirahat sambil makan makanan dari box makanannya..piknik kecil-kecilan lah.. =)

Dari tempat air terjun maribaya ini, kita lanjut ke air terjun lainnya. Air terjun yang selanjutnya, tetap diberi pagar, karena berbahaya bagi pengunjung, tapi ada sungai kecil yang bisa kita sentuh airnya. Airnya sejuk, tapi sayangnya ada beberapa sampah yang mengotori air sungai itu. Di tempat ini juga ada penjual souvenir, dan juga pohon kaktus dengan harga yang tidak mahal, Rp3000 satu pohon.

Ahhirnya untuk kembali ke mobil, kami harus menyusuri jalan ketika berangkat, yaitu sekitar 6 kilometer lagi. Jadi total perjalanan kami adalah sekitar 12 kilometer! hehehe…lumayan untuk mengecilkan perut yang mulai membesar, dan lumayan untuk membersihkan paru-paru dari polusi kendaraan bermotor di kota bandung.

Who wanna try to these places? Call and Join us someday! =)



4 comments:

  1. Mau, Mau!! hehe ;)

    tapi kalau saya, pasti harganya beda lagi yah? :(

    ReplyDelete
  2. iya tuh maribaya bagus. kalo ga bs main di air terjun utamanya main di air terjun yang kecilnya aj. asik jg kok. hehe

    ReplyDelete
  3. To sarah,

    hehehe....tak beda lah...harga disini sama sajer tuh semua orang...kalau kamu dateng ke bandung, jom! saya ajak kamu ke sini deh, kita olahraga pagi! =)

    ReplyDelete
  4. To rini,

    Ok rin! next time gue main2 ke air terjun yang kecilnya deh, yang bisa untuk main2 air disana..hehehe...

    ReplyDelete